PAREPARE, PAREINFO.COM – Media FC memastikan diri sebagai juara Liga Ramadan PSSI Parepare 2026 setelah menaklukkan Jensud FC melalui drama adu penalti pada laga final yang berlangsung di Lapangan Andi Makkasau, Jumat (13/3/2026) malam.
Tim berjuluk “The Journalist” itu tampil penuh determinasi sepanjang pertandingan yang berlangsung emosional di hadapan ratusan penonton.
Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Media FC yang dihuni kolaborasi pemain-pemain talenta lokal Parepare.
Perjalanan Media FC menuju partai final terbilang impresif. Pada laga semifinal, mereka sukses menyingkirkan Resing FC dengan skor tipis 1-0 lewat gol tendangan bebas Melky.
Sejak awal turnamen, Media FC memang sudah difavoritkan. Tergabung di Grup D, mereka tampil dominan dan keluar sebagai juara grup.
Ketajaman lini depan yang diperkuat Rifsan Jani serta solidnya lini pertahanan yang dikomandoi sang kapten Fathur Ryan menjadi kunci keberhasilan tim tersebut.
Di bawah arahan pelatih M Khadafi Amran, Media FC tampil disiplin dengan organisasi permainan yang rapi serta transisi serangan yang cepat.
“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras dan disiplin para pemain. Kami selalu menghargai setiap lawan, tetapi anak-anak punya motivasi besar untuk memberikan yang terbaik,” ujar Khadafi usai pertandingan.
Gelar juara ini juga terasa lebih emosional bagi skuad Media FC. Kemenangan tersebut didedikasikan untuk mendiang manajer tim, H. Syamsul Latanro (HSL), serta official Rusli Djafar yang telah berpulang sebelum turnamen mencapai puncaknya.
Pembina Media FC, Mistang Hamid, mengatakan semangat almarhum HSL yang selama ini menekankan sportivitas dan pembinaan pemain lokal menjadi inspirasi tim sepanjang turnamen.
“piala ini adalah bentuk penghormatan kami atas dedikasi beliau terhadap perkembangan sepak bola di Parepare,” ungkapnya.
Liga Ramadan PSSI Parepare 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu turnamen sepak bola paling diminati masyarakat.
Lapangan Andi Makkasau hampir setiap malam dipadati penonton yang antusias menyaksikan pertandingan.
Atmosfer tersebut menegaskan tingginya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola di Kota Parepare. (*)










