Berjuang di Tengah Arus Mudik, Demi Baju Lebaran Cucu Porter Lansia di Pelabuhan Nusantara Parepare Rela Berpeluh

PAREPARE, PAREINFO.COM — Di tengah ramainya arus mudik di Pelabuhan Nusantara Parepare, Kota Parepare, terselip kisah perjuangan para porter lansia yang tetap bekerja keras mengangkut barang bawaan pemudik, masih dalam kondisi berpuasa

Dua di antaranya adalah Umar (72) dan Mustafa (70). Meski usia mereka tak lagi muda, keduanya masih setia mendorong gerobak dan mengangkat barang penumpang yang turun dari atas kapal.

Bagi Umar, momen mudik Lebaran menjadi kesempatan untuk menambah penghasilan. Ia menyewakan tiga gerobak dorong kepada penumpang dengan tarif sekitar Rp30 ribu setiap sekali angkut dari kapal menuju terminal pelabuhan.

“Saya hanya menyewakan tiga gerobak kepada penumpang. Hasilnya lumayan, bisa dapat sekitar Rp100 ribu sampai Rp150 ribu setiap ada kapal datang,” ujar Umar sambil beristirahat sejenak.

Sementara itu, Mustafa memilih menjadi porter dengan mengandalkan tenaganya sendiri. Ia menawarkan jasa mengangkat barang bawaan penumpang dengan tarif Rp50 ribu untuk delapan potong barang.

Penghasilannya tidak menentu. Dalam sehari, ia kadang hanya membawa pulang Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Namun bagi Mustafa, uang itu sangat berarti untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan membeli baju Lebaran untuk cucunya.

“Saya angkat barang bawaan penumpang saja. Kadang dapat Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per hari. Itu untuk makan dan beli baju Lebaran cucu,” tutur Mustafa.

Di tengah terik matahari dan padatnya aktivitas pelabuhan, kedua porter lansia itu tetap bekerja dengan penuh semangat. Bagi mereka, setiap langkah mendorong gerobak dan setiap barang yang diangkat adalah harapan kecil untuk membahagiakan keluarga di hari raya.

Arus mudik yang membawa ribuan perantau pulang kampung ternyata juga menjadi berkah tersendiri bagi para porter di pelabuhan, yang menggantungkan harapan dari setiap kapal yang bersandar di Parepare. (P)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *