PINRANG, PAREINFO.COM — Seorang anggota polisi dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Kalijodoh di wilayah Rampusa, Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Minggu (8/3/2026) sore.
Korban diketahui bernama Aiptu Mattaungan, yang menurut keterangan saksi mata terjatuh dari sepeda motor sebelum akhirnya terseret arus sungai sekitar pukul 17.30 Wita.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pinrang, setelah menerima laporan kejadian, tim gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi korban dilaporkan jatuh.
Sekitar pukul 19.30 Wita, sepeda motor milik korban ditemukan di aliran sungai oleh aparat TNI/Polri bersama warga setempat.
Operasi pencarian kemudian diperkuat dengan kedatangan personel BPBD, Basarnas, SAR Brimob, dan Polairud yang tiba di lokasi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 00.07 Wita.
Selanjutnya, Kapolres Pinrang bersama Kepala Pelaksana BPBD Pinrang memimpin briefing persiapan operasi pencarian korban hanyut pada pukul 01.20 Wita.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Senin pagi sekitar pukul 06.20 Wita setelah dilakukan pengarahan kepada seluruh tim SAR gabungan.
Korban akhirnya ditemukan pada pukul 08.20 Wita oleh tim SAR gabungan dengan jarak sekitar 1,2 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Koordinator Basarnas Operasi Kota Parepare Agussalim mengatakan proses pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan yang menyisir aliran sungai sejak pagi hari.
“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar 1,2 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan jatuh. Proses pencarian berlangsung sekitar dua jam sejak operasi dilanjutkan pagi hari,” ujar Agussalim.
Ia menjelaskan, pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta melibatkan personel penyelamat dari berbagai instansi.
Agussalim juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.
“Operasi ini melibatkan banyak unsur, mulai dari BPBD Pinrang, Basarnas Pos Parepare, SAR Brimob, Polairud, TNI/Polri, hingga relawan dan masyarakat setempat. Berkat koordinasi yang baik, korban akhirnya dapat ditemukan,” katanya.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut antara lain TRC BPBD Kabupaten Pinrang, Basarnas Pos Parepare, SAR Brimob, Polairud, TNI/Polri, SAR Pinrang, SAR Unhas, serta masyarakat setempat.
Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dievakuasi untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. (p)
















